Polisi Pamong Praja didirikan di Yogyakarta pada tanggal 3 Maret 1950 moto Praja Wibawa, untuk mewadahi sebagian ketugasan pemerintah daerah. Sebenarnya ketugasan ini telah dilaksanakan pemerintah sejak zaman kolonial.

Sebelum menjadi Satuan Polisi Pamong Praja setelah proklamasi kemerdekaan di mana diawali dengan kondisi yang tidak stabil dan mengancam NKRI, dibentuklah Detasemen Polisi sebagai Penjaga Keamanan Kapanewon di Yogjakarta sesuai dengan Surat Perintah Jawatan Praja di Daerah Istimewa Yogyakarta untuk menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat.

Menegakkan Hukum

Mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan prioritas penegakan hukum, penghargaan hak asasi manusia.

Rasa Aman

Mewujudkan situasi dan kondisi yang memberikan rasa aman, tentram, dan kondusif untuk melaksanakan aktifitas keseharian masyarakat.

Ketentraman

Melaksanakan kebijakan penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di daerah.

Artikel

    X